Selasa, 26 Maret 2013

PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA



 
Bagaimanakah sebuah mindset mempengaruhi kesusesan kita?

Hati-hati lah dengan apa pola pikir Anda !
Menjadi orang sukses tentu saja menjadi idaman setiap manusia. Siapapun kita, apapun latar belakangnya tidak akan mengatakan TIDAK jika sukses tersebut datang dan menghampiri kita. Sayangnya sukses hanya bisa diraih bila kita memiliki oleh sebagian orang yang memiliki MINDSET / POLA PIKIR yang maju dan berpikir sukses, selain itu dibutuhkan juga kecerdikan dan keahlian dalam mengolah trik-trik dalam mindset kita.

Mindset ini merupakan suatu hal yang amat penting dan sangat mempengaruhi kesuksesan kita ke depannya. Mindset juga memiliki cara kerja yang unik untuk membantu kita sukses, dengan jalan pikiran yang sudah tertata rapih. Namun sebelum saya menceritakan cara kerjanya, saya punya sebuah ilustrasi yang saya dapatkan dari sebuah penggalan cerita dari seorang legendaris dalam dunia musik.

Apakah ada yang tidak mengenal Michael Jackson? Tentu saja semua orang di dunia ini mengenal The King of Pop Michael Jackson, seseorang yang memiliki dedikasi yang sangat tinggi dalam bidang musik serta legendaris hingga saat ini walaupun sudah meninggal dunia.

Seperti yang pernah Anda telah ketahui, dimasa jayanya Michael sering melakukan berbagai operasi plastik untuk merubah penampilannya. Bahkan kabarnya dia pernah melakukan operasi pemutihan kulit agar dia yang asli orang hitam ingin berubah menjadi orang kulit putih. Michael Jackson mengubah penampilannya secara drastis dan mengubah warna kulit secara total di awal 1990. Rupanya, itu dilakukan King of Pop karena dia membenci ayahnya, Joe Jackson. Jacko tak ingin terlihat sama dengan Joe. Sejak lama hubungan Jacko dan ayahnya buruk. Jacko pernah mengklaim, ayahnya ringan tangan dan sering memukulinya waktu kecil. Motivasi lainnya yang muncul karena Jacko ingin terlihat seperti idolanya, Diana Ross. Jacko pertama kali memvermak hidung ketika baru berusia 26 tahun pada 1984. Dia juga membentuk alis. Tak puas dengan hasilnya, setahun kemudian Jacko kembali mengubah bentuk hidung menjadi lebih kecil dan mentato permanen alisnya. Pada 1987, penyanyi kelahiran 28 Agustus 1958 itu mulai mengoperasi sebagian besar warna kulit di tubuhnya. Kemudian pada 1991, Jacko mulai melakukan operasi besar-besaran mengubah warna kulit menjadi putih karena dia tidak ingin penyakit vitiligo dan penyakit lupus yang dideritanya semakin membawa perubahan terhadap warna kulitnya serta dia ingin terlihat berbeda seminimal mungkin dengan orang yang dibencinya yaitu Joe, ayah kandungnya sendiri.

Namun, ironisnya Jacko menghabiskan begitu banyak uang yang pernah dulu dia miliki hanya untuk mengobati penyakit yang diderita akibat suatu bakteri yang menyerang kulitnya sehingga daya tahan tubuhya lama-kelamaan mengalami penurunan akibat berbagai operasi kulit yang dilakukannya. Semua penghargaan-penghargaan dan memorabilia Jacko telah habis terjual untuk mengobati penyakitnya. Hingga akhir hayat seorang Michael Jackson dia hanya meninggalkan hutang ratusan juta dolar. Dan pada akhirnya dia meninggal dunia akibat ulahnya melakukan operasi-operasi perubahan yang membahayakan dirinya.

Kita patut menggarisbawahi rasa ketidakpuasan dirinya terhadap apa yang telah dia raih, mungkin dia lpa bersyukur atas berkah yang dia peroleh, menerima apa adanya atas bentuk rupa dan badannya sehingga membutuhkan operasi-operasi untuk merubahnya yang akhirnya merenggut nyawanya. Padahal di dunia ini, betapa banyak orang yang mengaggumi dirinya, malah berusaha menjadi seorang Michael Jackson. Namun semua sudah terlambat dan waktu tidak bisa diputar ulang.

- Apa yang bisa Anda pelajari dari secuplik ilustrasi di atas?

Pola pikir kita, ternyata bisa membawa kita pada kesuksesan atau bahkan bisa membawa kita pada kegagalan, tergantung bagaimana kita menempatkannya.

Seperti pada Michael Jackson. Andai dia memiliki pola pikir yang tepat dan luas kedepan bahwa bisa menerima kekurangan dan kelebihannya secara bijaksana dan berpikir melakukan perubahan operasi plastik berlebihan itu sangat membahayakan dirinya, maka dia mungkin sekarang masih bisa berkarya. Sayangnya karena pola pikir yang salah itu Michael Jackson terpenjara dalam pikirannya bahwa “kalau saya tidak melakukan operasi plastik penampilan saya tidak maksimal, kalau saya tidak melakukan operasi perubahan warna kulit saya akan mirip dengan ayah saya, Joe”.

Perhatikan pola sederhana berikut, yang menggambarkan bagaimana pola kerja MINDSET

MINDSET -TINDAKAN - PILIHAN (SUCCESS/FAIL)

Mindset yang kita miliki akan mempengaruhi setiap tindakan yang dilakukan. Action adalah salah satu penentu apakah kita akan sukses atau tidak. Tidak semua tindakan akan membawa kita kepada keberhasilan. Jika kita memiliki action yang matang dan bisa dipertanggungjawabkan kedepannya dijamin pilihan yang akan kita dapatkan tidak akan gagal.

Saat kita berpikir bahwa kita belum sukses, saat kita berpikir serba kekurangan, saat kita berpikir lemah, saat kita berpikir kita lebih rendah dari orang lain, maka kita tidak akan pernah menghasilkan tindakan-tindakan yang hebat dan bermakna. Bagaimana bisa akan melakukan tindakan hebat saat kita berpikir bahwa diri kita lemah. Kita akan bertindak hebat saat kita berpikir hebat. Kita akan melakukan tindakan-tindakan sukses saat kita berpikir sukses. Kita akan berpikir sukses saat kita menjadi orang sukses sekarang juga.

Jadi, artinya menjadi orang sukses ialah harus memiliki pola pikir, mindset, metode serta cara pandang tentang kesuksesan. Jika saat ini merasa kita belum sukses, maka pikiran kita jangan difokuskan pada saat ini, kita tidak boleh stuck pada kegagalan masa lalu, fokuslah pada kesuksesan di masa depan. Jika  sekarang kita melihat diri sendiri too weak, tetapi seiring dengan perubahan yang berjalan diri kita akan ikut berubah juga menjadi too strong. Bayangkanlah hal-hal yang positif yang dapat membangkitkan passion anda tentang sebuah masa depan yang cerah, karena itulah rumus sukses kita sekarang.
So, what are you waiting for ? Let's achieve our success for our future :D

Untuk memotivasi kesuksesan kita, saya melampirkan mindset sukses dengan pola pikir yang sederhana namun berarti besar bagi kesuksesan kita.Happy reading for it J





Rabu, 30 Januari 2013

RINGKASAN PEMAPARAN MATERI MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Manusia dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Tanggung Jawab
         Setiap manusia harus mempunyai rasa tanggung jawab, dimana rasa tanggung jawab itu harus disesuaikan dengan apa yang telah kita lakukan.Arti dari tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban memikul,menanggung segala sesuatunya,dan menanggung segala akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup dari manusia bahwa setiap manusia dibebani dengan tangung jawab. Apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah ciri manusia yang beradab. Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan.

B. Macam-Macam Tanggung Jawab
         Manusia berjuang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan adapun untuk kebutuhan orang lain. Dalam usahanya setiap manusia menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan dan membantunya yaitu kekuasaan tuhan.Dengan demikian tanggung jawab itu dapat di bedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuat nya. Berikut ini merupakan beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri itu menuntut kesadaran akan diri kita untuk memenuhi kewajiban sendiri dan mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
Apa yang telah kita lakukan harus menerima resikonya sendiri.

2. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejaterahaan ,keselamatan,pendidikan dan kehidupan. Sebagai anggota keluarga kita harus saling menjaga nama baik keluarga dengan sikap dan perbuatan yang kita lakukan di dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain karena manusia kedudukannya sebagai makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain maka kita harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Berinteraksi didalam suatu kehidupan masyarakat sangat dibutuhkan karena itu bisa membuat kita saling mengenal satu dengan yang lainnya.

4. Tanggung Jawab Kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi bahwa tiap manusia, tiap individu adalah suatu warga negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, dan bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma yang di buat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara atas apa yang telah ia perbuat. Kita harus menjaga nama baik bangsa dan negara kita sendiri dengan prestasi-prestasi anak bangsa.

5. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupan manusia agar tanggung jawab langsung terhadap tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam jenis agama. Menerima hukuman di akhirat nanti atas apa yang telah kita lakukan selama hidup didunia ini.

C. Pengabdian Dan Pengorbanan
       Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
1. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran dan pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang di lakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu ada hakekatnya yaitu rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras seharian penuh itu untuk mencukupi kebutuhannya. Lain halnya jika kita hanya membantu teman dalam kesulitan mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya sebuah bantuan saja.

2. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengharapkan suatu imbalan maupun pamrih dari orang lain.

D. Perbedaan Pengabdian Dan Pengorbanan
         Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanannya. Antara sesama kawan sulit di katakannya pengabdian, karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatnya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama teman.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa bentuk harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya.
Pengabdian lebih banyak menunjukan kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjukan kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran ,perasaan, tenaga, biaya, dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut suatu pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut suatu pengabdian.
 
HAL-HAL POSITIF YANG DAPAT DITERAPKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ADALAH:
1. Menjaga nama baik keluarga dan membuat prestasi sebanyak-banyaknya agar memmbanggakan kedua orang tua merupakan suatu tanggung jawab bagi kita sendiri
2.  Harus memiliki jiwa keikhlasan dalam membantu tanpa mengharapkan imbalan apapun
3. Saling membantu terhadapa orang yang kesulitan karena itu merupakan suatu bentuk pengabdian
4. Selalu mengucap syukur terhadap apa yang diberikanNya 
5. Menjaga selalu ciptaan Tuhan dibumi karena itu merupakan wujud tanggung jawab kita sebagai manusia yang beriman
6. Mengatasi berbagai masalah dengan bijaksana, berpikiran dingin, mawas diri dan cermat 
    
 
HAL-HAL POSITIF YANG HARUS DIJAUHI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ADALAH:
1. Berhenti mengeluh terhadap tanggung jawab kehidupan yang diberikan Tuhan kepada kita 
2. Berhenti membuang-buang waktu, ingat pepatah 'time is money'  
3. Berhenti melaksanakan sesuatu dengan berat hati serta dengan emosi
4. Janganlah iri dengan tanggung jawab masing-masing manusia, kita sudah mendapatkan kapasitasnya masing-masing dan terima dengan lapang
5. Berhenti bersifat arogan dan terlalu mementingkan diri sendiri
6. Berhenti menjadi orang yang gegabah dan ingin selalu terlihat terdepan dalam tanggung jawabnya, koreksi diri sendiri itu lebih baik    
 
 

Minggu, 27 Januari 2013

RINGKASAN PEMAPARAN MATERI MANUSIA DAN HARAPAN

 Manusia dan Harapan 
 

 

Pengertian
       Setiap Manusia mempunyai Harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu Harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan Doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
       Harapan Berasal dari kata harapan yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian Harapan menyangkut Masa Depan. 
Contoh :  hadir seorang wiraswasta yang rajin. sejak mulai menggarap usahanya ia mempunyai harapan usahanya menjadi besar dan maju, ia yakin usahanya ia menjadi kenyataan, karena itu ia berusaha bersungguh-sungguh dengan usahanya.

Harapan dan Cita-cita mempunyai Persamaan yaitu :
  • Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
  • pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Sebab Manusia Mempunyai Harapan 
ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan Manusia lain, yakni :
  1. Dorongan Kodrat 
  2. Dorongan kebutuhan Hidup

Menurut Abraham Maslow, kodratnya Harapan Manusia atau Kebutuhan Manusia itu ialah :
a. Kelangsungan Hidup ( Survival )
b. Keamanan ( Safety )
c. Hak dan Kewajiban mencintai dan Dicintai ( be loving and love )
d. Diakui Lingkungan ( status )
e. Perwujudan Cita-Cita ( Self Actualization )

Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal  yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. ada Jenis pengetahuan yag dimiliki seseorang, bukan karenamerupakan Hasil Penyelidik sendiri, melainkan diterima dari orang lain. kebenaran Pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang lain tu dapat dipercaya. yang diselidiki bukan lagi masalahnya, melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut Kepercayaan.

Berbagai Kepercayaan dan Usaha Meningkatkannya
      Dasar Kepercayaan adalah Kebenaran. Sumber Kebenaran adalah Manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1. Kepercayaan pada diri Sendiri
     Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada Hakekatnya percaya pada Tuhan yang Maha Esa. Percaya pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya menang, dirinya mampu mengerjakan yang diserahkan atau dipercaya kepadanya.
2. Kepercayaan Kepada Orang Lain
     Percaya pada Orang lain itu dapat Berupa percaya kepada Saudara, Orang Tua, Guru, atau siapa saja. Kepercayaan kepada Orang Lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenarannya. Ada ucapan yang berbunyi orang itu dipercaya karena ucapannya. Misalnya, orang yang berjanji sesuatu harus dipenuhi, meskipun janji itu tidak terdengar orang lain, apalagi membuat janji kepada orang lain.
3. Kepercayaan Kepada Pemerintah
     Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat, dan milik rakyat adalah Negara dan rakyat itu menjelma pada negara. Sseorang mempunyai arti hanya dalam Masyarakat, dan Negara. Hanya Negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada, sehingga kedaulatan mutlak pada Negara. Satu-satunya yang mempunyai Hak adalah Negara. Manusia perseorangan tidak mempunyai hak, tetapi hanya kewajiban. Karena itu jelaslah bagi kita, baik teori maupun pandangan teokratis atau demokratis negara pemerintah itu benar, karena Tuhan adalah sumber kebenaran, sehingga wajar jika Manusia sebagai warga negara percaya kepada negara dan pemerintah.
4.  Kepercayaan kepada Tuhan
    Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan Manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan itu amat penting karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhannya. Kepercayaan Berarti keyakinan akan kebenaran adanya Tuhan. Oleh Karena itu, jika Manusia ingin memohon pertolongan kepadanya, maka manusia harus percaya kepada Tuhan.

Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap Orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia merupakan fokus dari segala pikiran, sikap, dan perasaan. 
terdapat 3 Teori kebenaran yaitu :
1.  Teori Koherensi atau Konsistensi, yaitu suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. 
2.  Teori Korespondensi, yaitu suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkorenponden(berhubungan)dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori Pragmatis, yaitu kebenaran sutu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.


Hal Positif (+) yang dapat kita terapkan sehari-hari:
1.   Jangan takut untuk bermimpi semua harapan berawal dari mimpi
2.   Bisa menyeimbangkan cita-cita atau harapan dengan kemampuan yang kita miliki
3.   Bisa menjadi motivasi bagi orang lain
4.  Memiliki keberanian, keuletan, ketegasan, keyakinan serta keimanan yang kuat dalam meraih harapan
5.   Memiliki prinsip serta konsistensi yang tinggi  terhadap masa depan kita
6.  Selalu bersyukur dan berdoa atas segala sesuatu yang telah diberikanNya, karena tidak akan ada harapan tanpa doa


Hal Negatif (-) yang harus kita tinggalkan:
1.  Jangan memiliki perasaan iri atau dengki dengan usaha orang lain untuk mewujudkan harapannya
2.   Jangan sombong terhadap kemampuan yang kita miliki
3.   Jangan berpikiran ‘habis manis sepah dibuang’ atau ‘air susu dibalas air tuba’
4.  Berhenti berharap terlalu tinggi atau jauh melampuai batas kemampuan, ingat selalu akan diri sendiri jangan terlalu memaksakan kehendak
5.  Berhenti menganggap diri sendiri lebih hebat dari pada orang lain, karena kalau kita selalu beranggapan seperti itu nyatanya kita sendiri yang akan gagal
6.  Jangan menyerah, putus asa dan ragu, ingatlah Tuhan akan selalu memberikan jalan bagi manusia yang sungguh-sungguh bertekad.